JPPM Luncurkan LiteraLab, Platform Riset Systematic Review dan Bibliometrik Berbantuan AI
Redaksi JPPM 3 menit baca 2 kali dibaca
Serang, 29 Oktober 2026 – Jejaring Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (JPPM) meluncurkan LiteraLab, platform riset literatur berbantuan kecerdasan buatan (AI) yang dapat diakses melalui literalab.jejaringppm.org. Platform ini memungkinkan peneliti mengerjakan systematic literature review, scoping review, meta-sintesis kualitatif, dan analisis bibliometrik dalam satu ruang kerja, mulai dari penyusunan protokol hingga draf naskah siap publikasi.
LiteraLab ditujukan bagi mahasiswa S1 hingga S3, dosen, peneliti, serta tim review yang membutuhkan proses kajian literatur yang rapi, dapat ditelusuri, dan sesuai pedoman pelaporan internasional. Platform ini mendukung berbagai metodologi, antara lain PRISMA 2020, PRISMA-ScR, SALSA, SPAR-4-SLR, Kitchenham, ENTREQ, serta pendekatan bibliometrik.
Enam Tahap Mengikuti Alur PRISMA
Proses kerja di LiteraLab tersusun dalam enam tahap, yaitu protokol, identifikasi, screening, kelayakan, ekstraksi dan sintesis, serta laporan. Peneliti dapat menyusun pertanyaan riset dengan beragam framework seperti PICO, SPIDER, SPICE, PCC, TCCM, dan CIMO sesuai bidang ilmunya.
Pada tahap identifikasi, LiteraLab menyediakan pencarian terpadu ke 21 sumber, termasuk PubMed, Scopus, OpenAlex, Crossref, DOAJ, ScienceDirect, IEEE Xplore, dan MDPI, dengan filter open access. Referensi juga dapat diimpor dari berkas RIS, BibTeX, CSV, maupun PubMed, dan duplikat ditandai secara otomatis.
Platform ini juga dilengkapi screening dua tahap, penilaian kualitas dengan instrumen AMSTAR, CASP, JBI, dan MMAT, ekstraksi data dari PDF, hingga meta-analisis random-effects lengkap dengan forest plot. Diagram PRISMA dihitung otomatis dari keputusan screening dan tersedia dalam 10 template, sementara draf naskah berisi abstrak, metode, hasil, tabel, dan gambar dapat diekspor ke format Word.
Analisis Bibliometrik Lengkap
Untuk kajian bibliometrik, LiteraLab menyajikan tren publikasi tahunan, hukum Bradford dan Lotka, analisis sitasi, kolaborasi antarnegara, analisis jejaring co-occurrence dan co-citation, peta tematik, hingga three-field plot dari data Scopus dan Web of Science.
AI Menyarankan, Peneliti yang Memutuskan
LiteraLab menerapkan prinsip bahwa setiap saran AI ditandai dan wajib divalidasi peneliti sebelum disimpan, sehingga proses review tetap transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Seluruh tahap juga tetap bisa dikerjakan secara manual. Platform ini mendukung kerja tim dengan peran editor dan peninjau, antarmuka dwibahasa Indonesia dan Inggris, serta jaminan privasi proyek.
Ketua JPPM, Dr. Tb Ai Munandar, S.Kom., M.T., menyampaikan bahwa LiteraLab dikembangkan untuk menjawab tantangan yang kerap dihadapi peneliti saat menyusun kajian literatur. “Systematic review dan bibliometrik membutuhkan proses yang panjang dan ketat. Banyak peneliti harus berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain. Melalui LiteraLab, seluruh tahapan itu kami satukan dalam satu ruang kerja yang mengikuti standar PRISMA,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kehadiran AI di LiteraLab ditempatkan sebagai pendamping, bukan pengganti peneliti. “AI membantu mempercepat pekerjaan, tetapi keputusan ilmiah tetap di tangan peneliti. Prinsip ini penting agar hasil review tetap berintegritas dan layak dipublikasikan,” jelasnya. Menurutnya, LiteraLab terbuka bagi anggota jejaring maupun masyarakat akademik luas sebagai wujud semangat JPPM untuk memasyarakatkan pengetahuan.
LiteraLab melengkapi ekosistem digital JPPM bersama E-Jurnal JPPM dan Sertiva.
Serang, 27 Oktober 2026 – Jejaring Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (JPPM) mengembangkan Sertiva , platform digital yang mengintegrasikan presensi, kuis, pre-test…
Serang, 23 Oktober 2026 – Jejaring Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (JPPM) menggelar Technical Meeting Tutor Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kolaborasi Nasional…
Jejaring Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (JPPM), didukung oleh Yayasan Bhamana Aryasuta Parahita, membuka kesempatan bagi dosen dari seluruh perguruan tinggi di…