JPPM Gelar Kick-off Uji Publik LiteraLab, Libatkan Pengguna untuk Menguji Pemanfaatan AI dalam Riset

JPPM Gelar Kick-off Uji Publik LiteraLab, Libatkan Pengguna untuk Menguji Pemanfaatan AI dalam Riset

Serang, 6 November 2026 – LiteraLab menyelenggarakan kegiatan kick-off Uji Publik LiteraLab pada Jumat (6/11/2026) secara daring melalui Zoom. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian uji publik yang berlangsung pada 6–11 November 2026 dengan melibatkan para peserta dari kalangan akademisi, peneliti, dan pengguna yang memiliki ketertarikan pada pengembangan riset berbantuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Uji publik ini diselenggarakan untuk memperoleh masukan langsung dari pengguna mengenai fungsi, kemudahan penggunaan, keandalan, serta manfaat LiteraLab dalam mendukung proses penelitian. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan kesempatan untuk mencoba berbagai fitur LiteraLab dan mengevaluasi sejauh mana platform tersebut dapat membantu pekerjaan penelitian secara lebih sistematis dan efisien.

Dalam sesi pembukaan, peserta memperoleh pengenalan mengenai tujuan dan mekanisme uji publik, dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan platform. Peserta juga diperkenalkan pada dua pilihan jalur pengujian, yaitu Systematic Literature Review (SLR) dan analisis bibliometrik. Kedua jalur tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman pengujian yang relevan dengan kebutuhan penelitian, mulai dari pengelolaan literatur hingga analisis dan visualisasi data publikasi ilmiah.

Salah satu aspek penting yang menjadi perhatian dalam uji publik ini adalah penerapan prinsip human-in-the-loop. LiteraLab dikembangkan sebagai asisten penelitian berbasis AI yang membantu pengguna dalam menjalankan proses riset, tetapi tidak mengambil alih kewenangan dan tanggung jawab akademik peneliti. Setiap rekomendasi atau keluaran AI tetap dapat diperiksa, diterima, ditolak, maupun dikoreksi oleh pengguna sesuai dengan pertimbangan metodologis dan bukti yang tersedia.

Oleh karena itu, peserta tidak hanya diminta menilai apakah fitur LiteraLab berfungsi dengan baik, tetapi juga mengamati ketepatan hasil, keterlacakan proses, konsistensi metodologi, dan sejauh mana pengguna tetap memiliki kendali atas keputusan penelitian.

Setelah sesi demonstrasi, peserta diarahkan untuk melanjutkan pengujian secara mandiri selama periode 6–11 November 2026. Peserta dapat memilih topik penelitian sesuai minat masing-masing dan menjalankan salah satu jalur utama, yaitu SLR atau bibliometrik. Hasil pengujian, catatan pengalaman, serta masukan peserta akan dihimpun sebagai bahan evaluasi dan pengembangan LiteraLab.

Melalui uji publik ini, LiteraLab berharap dapat membangun proses pengembangan produk yang lebih terbuka, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan nyata pengguna. Masukan dari para peserta diharapkan menjadi dasar untuk menyempurnakan platform, sehingga pemanfaatan AI dalam penelitian tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga tetap menjunjung tinggi integritas metodologis, transparansi, dan tanggung jawab akademik.

Uji publik ini menegaskan satu prinsip utama: AI membantu proses penelitian, tetapi peneliti tetap memegang kendali atas keputusan dan hasil penelitiannya.

Baca juga

Berita terkait