JPPM Banten – Jejaring Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (JPPM) Kota Serang, Provinsi Banten kembali menyelenggarakan kegiatan ilmiah bertajuk Webinar Edu Data Mining #2 dengan tema Data-Driven Learning Analytics pada Sabtu, 09 Mei 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi ilmiah yang mempertemukan akademisi, peneliti, dosen, mahasiswa, guru, dan praktisi pendidikan dalam membahas pemanfaatan pendekatan berbasis data untuk memahami proses belajar peserta didik.
Webinar ini mengangkat perspektif Educational Data Mining dan Learning Analytics sebagai pendekatan inovatif dalam pengembangan pembelajaran yang lebih adaptif, personal, dan berbasis bukti (evidence-based learning). Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan wawasan mengenai penerapan teknik data mining untuk menganalisis pola belajar, mengidentifikasi multimodal learning style, hingga mendeteksi risiko akademik peserta didik.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta pada pukul 07.30 WIB dan dilanjutkan dengan pembukaan serta menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sambutan kegiatan disampaikan oleh perwakilan IndoCEISS Kolaborator, yaitu Dr. Helna Wardhana, M.Kom. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pemanfaatan data dalam dunia pendidikan untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif dan peningkatan kualitas pembelajaran di era digital. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kolaborasi kegiatan ini, khususnya IndoCEISS Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, dan Papua Selatan yang turut mendukung terselenggaranya webinar secara nasional.
Pada sesi pemaparan materi, webinar menghadirkan empat narasumber dari berbagai perguruan tinggi dan institusi internasional. Materi pertama disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. Rina Oktaviyanthi, M.Pd dari Universitas Serang Raya dengan topik “Clustering Pola Beban Kognitif dalam Pembelajaran Matematika”. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bagaimana teknik clustering dapat digunakan untuk mengidentifikasi pola beban kognitif peserta didik sehingga proses pembelajaran matematika dapat dirancang lebih efektif dan sesuai kebutuhan siswa.
Materi kedua disampaikan oleh Dr. Tb Ai Munandar, S.Kom., M.T dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya dengan tema “Clustering Untuk Multimodal Learning Style”. Pada sesi ini dibahas penerapan teknik clustering dalam mengidentifikasi gaya belajar multimodal peserta didik sebagai upaya mendukung pengembangan sistem pembelajaran yang lebih personal dan adaptif.
Selanjutnya, Herison Surbakti, Ph.D dari Rangsit International College, Rangsit University Thailand memaparkan materi bertajuk “Smart Learning System: Data Mining untuk Deteksi Risiko Akademik”. Materi ini menyoroti pemanfaatan teknologi data mining dalam membangun sistem pembelajaran cerdas yang mampu mendeteksi risiko akademik mahasiswa secara lebih dini sehingga institusi pendidikan dapat melakukan intervensi yang tepat.
Materi terakhir disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. Hairani, S.Kom., M.Eng dari Universitas Bumigora dengan topik “Penanganan Ketidakseimbangan Kelas Berbasis Pendekatan Level Data”. Beliau menjelaskan berbagai pendekatan dalam menangani permasalahan ketidakseimbangan data pada proses klasifikasi sehingga hasil analisis data pendidikan menjadi lebih akurat.
Kegiatan webinar ini dihadiri oleh sebanyak 241 peserta yang hadir dari berbagai kalangan akademisi, peneliti, guru, mahasiswa, dan praktisi pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia. Antusiasme peserta terlihat selama sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Pada sesi akhir, diskusi difokuskan pada materi yang disampaikan oleh pemateri pertama, kedua, dan ketiga. Para peserta aktif menyampaikan pertanyaan, pandangan, serta berbagi pengalaman terkait penerapan data mining dalam dunia pendidikan dan pengembangan learning analytics.
Melalui kegiatan Webinar Edu Data Mining #2 ini, JPPM bersama IndoCEISS dan para kolaborator daerah berharap dapat terus mendorong kolaborasi akademik dan pengembangan riset di bidang Educational Data Mining serta Learning Analytics guna mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi dan data di Indonesia.
Tentang JPPM
Jejaring Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (JPPM) Kota Serang, Provinsi Banten merupakan wadah kolaborasi akademik yang berfokus pada pengembangan penelitian, pengabdian masyarakat, dan peningkatan kapasitas akademisi melalui berbagai kegiatan ilmiah dan pelatihan.
