Kabupaten Tangerang – Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dalam pengembangan media pembelajaran digital yang adaptif dan interaktif, telah dilaksanakan kegiatan Workshop Menciptakan Video Pembelajaran yang Inklusif dan Aksesibel pada Senin, 12 Mei 2026 bertempat di SKH Negeri 01 Kabupaten Tangerang. Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB dan diikuti oleh sekitar 50 guru SKH Negeri 01 Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Kegiatan dibuka oleh Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah SKH Negeri 01 Kabupaten Tangerang.
Workshop ini menghadirkan pelatihan berbasis praktik yang berfokus pada pemanfaatan aplikasi Canva untuk pengembangan media pembelajaran adaptif bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Kegiatan dipandu oleh Dr. Tb Ai Munandar, S.Kom., M.T, selaku dosen Program Studi Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bhayangkara Jakarta Raya sekaligus Ketua JPPM Banten .
Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konsep, tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan berbagai media pembelajaran digital yang sederhana, menarik, komunikatif, dan mudah dipahami oleh peserta didik di lingkungan Sekolah Khusus (SKH). Pada sesi awal, peserta mendapatkan penguatan mengenai konsep media pembelajaran adaptif dan pentingnya analisis kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus sebelum menyusun media pembelajaran. Narasumber menjelaskan bahwa media pembelajaran di SKH harus dirancang secara fleksibel, sederhana, menarik, konkret, aman, dan mudah dipahami agar mampu membantu siswa belajar secara optimal.
Selanjutnya, kegiatan lebih banyak diarahkan pada sesi praktik penggunaan Canva sebagai media pengembangan pembelajaran digital. Para guru dilatih mulai dari pengenalan fitur dasar Canva, penggunaan template, pengaturan teks dan font, penggunaan elemen visual, pengunggahan gambar dan video, hingga pembuatan animasi teks dan gambar sederhana. Dalam sesi praktik, peserta secara langsung membuat berbagai contoh media pembelajaran seperti flashcard, poster visual, LKPD sederhana, media pengenalan objek, hingga video pembelajaran interaktif berbasis animasi. Guru juga diajarkan bagaimana mendesain media pembelajaran yang ramah bagi peserta didik berkebutuhan khusus dengan penggunaan warna yang tepat, gambar yang jelas, teks sederhana, dan animasi yang tidak berlebihan.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah praktik membuat video pembelajaran interaktif menggunakan Canva. Dalam praktik tersebut, peserta membuat video pembelajaran bertema pengenalan buah-buahan lengkap dengan animasi teks, suara narasi, efek visual, dan transisi sederhana. Peserta juga mempraktikkan teknik merekam suara langsung di Canva serta membuat animasi teks untuk meningkatkan daya tarik media pembelajaran. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Para guru aktif mencoba berbagai fitur Canva, berdiskusi terkait desain media yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik, serta saling berbagi pengalaman dalam pembelajaran di kelas. Pendekatan praktik langsung yang diterapkan pada workshop ini membuat peserta lebih mudah memahami dan mengembangkan media pembelajaran secara mandiri.
Melalui kegiatan ini diharapkan guru-guru SKH Negeri 01 Kabupaten Tangerang mampu meningkatkan kreativitas dan keterampilan digital dalam menyusun media pembelajaran yang lebih adaptif, inklusif, dan interaktif. Selain itu, workshop ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung transformasi pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan pendidikan khusus agar proses belajar menjadi lebih menarik, bermakna, dan sesuai kebutuhan peserta didik.
JPPM Banten bersama para mitra pendidikan terus berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan berbasis teknologi pendidikan dan pengembangan media pembelajaran inovatif di era digital.
