Serang, 23 Oktober 2026 – Jejaring Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (JPPM) menggelar Technical Meeting Tutor Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kolaborasi Nasional pada Jumat, 23 Oktober 2026, pukul 18.30–20.00 WIB secara daring melalui Zoom Meeting. Pertemuan ini diikuti oleh 22 dosen tutor dari 11 perguruan tinggi di Indonesia.
Technical meeting ini merupakan tahap persiapan kegiatan PkM bertema “Gen Z Cerdas: Literasi Digital, Finansial, Bahasa dan Kesehatan untuk Pelajar Berdaya Saing”. Kegiatan ini diselenggarakan JPPM dengan dukungan Yayasan Bhamana Aryasuta Parahita dan akan dilaksanakan secara daring pada 14–28 November 2026, dengan sasaran pelajar sekolah menengah. Kegiatan dibuka oleh Munandar, selaku ketua JPPM sekaligus inisiator kegiatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada para dosen atas kesediaannya bergabung sebagai tutor. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian keilmuan yang dijalankan secara sukarela, dengan JPPM berperan sebagai fasilitator yang menyediakan wadah kegiatan, media daring, dan koordinasi pelaksanaan.
Selanjutnya, panitia memaparkan latar belakang dan gambaran umum kegiatan. Tema “Gen Z Cerdas” dipilih karena pelajar saat ini menghadapi berbagai tantangan di era digital, seperti penyebaran hoaks, penipuan daring, maraknya pinjaman online dan judi online, serta persoalan kesehatan mental. Menurut panitia, tantangan tersebut perlu dijawab melalui pendekatan lintas disiplin. Kegiatan ini melibatkan 22 dosen tutor dari lima bidang keilmuan, yaitu Informatika, Bahasa Inggris, Ekonomi, Akuntansi, dan Kesehatan. Para tutor dipasangkan menjadi 11 pasangan, dan setiap pasangan membawakan satu materi selama 60 menit. Dalam format tersebut, narasumber pertama menyampaikan konsep, narasumber kedua menyajikan contoh dan studi kasus, kemudian sesi dilanjutkan dengan praktik atau kuis serta tanya jawab. Materi yang disiapkan mencakup keamanan akun dan kewaspadaan terhadap penipuan digital, literasi kritis menghadapi hoaks dan deepfake, strategi belajar bahasa Inggris mandiri, risiko pinjaman online dan judi online, manajemen keuangan pribadi, kesehatan mental remaja, serta gizi seimbang dan pencegahan zat adiktif. Selain itu, terdapat materi kolaborasi mengenai personal branding digital dalam dua bahasa.
Dalam pertemuan tersebut, panitia juga menawarkan dua alternatif pelaksanaan kepada para narasumber, yaitu skema dua sesi pada 14 dan 21 November 2026, atau skema tiga sesi pada 14, 21, dan 28 November 2026. Berdasarkan masukan para narasumber, forum menyepakati pelaksanaan dengan skema 3 sesi. Masukan para narasumber akan menjadi dasar panitia dalam menetapkan skema pelaksanaan pada 23 Oktober 2026.
Pembahasan berikutnya meliputi ketentuan penyusunan slide materi, teknis pelaksanaan pada hari kegiatan, serta jadwal persiapan. Narasumber diminta mengumpulkan slide materi dan soal kuis paling lambat lima hari sebelum sesi berlangsung, serta hadir di Zoom Meeting sepuluh menit sebelum giliran tampil. Pertemuan ditutup dengan sesi tanya jawab antara panitia dan para narasumber, terkait mekanisme pelaksanaan pelatihan oleh tutor, pembuatan pre dan post-test, kebutuhan sertifikat peserta dan tutor, serta output dari kegiatan PkM Kolaborasi Nasional.
Melalui kegiatan ini, JPPM berharap kolaborasi dosen lintas perguruan tinggi dan lintas disiplin dapat memberikan manfaat nyata bagi pelajar dalam meningkatkan literasi digital, finansial, bahasa, dan kesehatan. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini dapat diakses melalui laman jejaringppm.org atau email info@jejaringppm.org.
