Kota Serang, 16 Mei 2026 – Dalam upaya memperkuat literasi digital dan meningkatkan kesadaran keamanan siber di kalangan generasi muda, Jejaring Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (JPPM) menginisiasi dan menyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kolaborasi Nasional 2026 Tahap 1 dengan tema “Gerakan Kolaboratif Peningkatan Literasi Digital, Keamanan Siber, Kreativitas, Artificial Intelligence (AI), dan Personal Branding bagi Generasi Muda.” Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu, 16 Mei 2026 ini berhasil menjangkau 261 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, sekolah, komunitas, dan masyarakat umum dari berbagai wilayah Indonesia.
Sebagai inisiator kegiatan, JPPM menggandeng berbagai organisasi profesi dan perguruan tinggi dalam semangat kolaborasi nasional untuk memperluas dampak pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini melibatkan IndoCEISS Provinsi Nusa Tenggara Barat, IndoCEISS Provinsi Nusa Tenggara Timur, IndoCEISS Provinsi DKI Jakarta, dan IndoCEISS Provinsi Kalimantan Timur, serta perguruan tinggi yang terdiri atas Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Universitas Nusa Nipa, Universitas Bumigora, STTIKOM Insan Unggul, STIKOM Artha Buana Kupang, Universitas Flores, dan Politeknik Krakatau. Sinergi lintas institusi ini menjadi bukti nyata bahwa peningkatan kapasitas digital masyarakat memerlukan kerja sama yang melampaui batas wilayah dan institusi.
Ketua JPPM, Dr. Tb. Ai Munandar, S.Kom., M.T., dalam sambutannya menyampaikan bahwa transformasi digital yang berlangsung sangat cepat harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara bijak, produktif, dan aman. Menurutnya, literasi digital dan keamanan siber kini menjadi kebutuhan mendasar yang harus dimiliki generasi muda agar mampu menghadapi berbagai tantangan dan peluang di era digital.
Kegiatan juga mendapat dukungan penuh dari para mitra kolaborasi. Perwakilan IndoCEISS Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Helna Wardhana, M.Kom., menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara organisasi profesi dan perguruan tinggi dalam membangun ekosistem digital yang sehat dan inklusif. Sementara itu, Ketua PkM, Prof. Dr. Ir. Mujiono Sadikin S., M.T., mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan kompetensi digital sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi yang semakin dinamis.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat digital saat ini. Materi yang disampaikan meliputi Literasi Digital dan Etika Bermedia, Hoaks, Phishing dan Penipuan Online, Keamanan Akun dan Data Pribadi, Keamanan Perangkat dan Aplikasi, serta Respon Insiden dan Kebiasaan Aman Digital. Seluruh materi disampaikan oleh para dosen dan praktisi dari perguruan tinggi mitra yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi dan keamanan siber. Selain memperoleh pemahaman konseptual, peserta juga dibekali berbagai contoh kasus dan praktik terbaik yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan terkait keamanan akun media sosial, perlindungan data pribadi, penanganan penipuan digital, hingga pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab menjadi topik yang banyak dibahas. Hal ini menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan dan etika dalam beraktivitas di ruang digital.
Kegiatan PkM Kolaborasi Nasional 2026 Tahap 1 ini merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian yang telah dipersiapkan sejak 16 Maret 2026, meliputi proses perencanaan, koordinasi lintas institusi, penyusunan materi, hingga pelaksanaan kegiatan. Keberhasilan penyelenggaraan program ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi lahirnya berbagai kolaborasi pengabdian lainnya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia.
Melalui kegiatan ini, JPPM bersama IndoCEISS dan seluruh perguruan tinggi mitra menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang cakap digital, sadar keamanan siber, serta siap menghadapi tantangan transformasi teknologi dan kecerdasan buatan. Semangat kolaborasi yang terbangun diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mewujudkan generasi muda Indonesia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di era digital.
Tentang JPPM
Jejaring Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (JPPM) Kota Serang, Provinsi Banten merupakan wadah kolaborasi akademik yang berfokus pada pengembangan penelitian, pengabdian masyarakat, dan peningkatan kapasitas akademisi melalui berbagai kegiatan ilmiah dan pelatihan.
